Berita Terkini

31:Des

 

Satu Lustrum Transformasi: Wajah Baru Pengadilan Negeri Raha
dalam Lima Tahun Terakhir

 

 

Raha, 31 Desember 2025 | Pengadilan Negeri (PN) Raha terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan hukum yang transparan, cepat, dan berkeadilan bagi masyarakat Kabupaten Muna, Muna Barat dan Buton Utara. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, lembaga peradilan ini telah mengalami transformasi signifikan, baik dari sisi infrastruktur, sumber daya manusia, maupun digitalisasi layanan.

 

 

​Perubahan wajah PN Raha tidak lepas dari visi Mahkamah Agung RI untuk mewujudkan badan peradilan yang agung dan modern. Berikut adalah sorotan perjalanan PN Raha selama setengah dekade terakhir: 

1. Transformasi Digital 

Lima tahun lalu, pelayanan administrasi perkara masih didominasi oleh proses manual. Kini, PN Raha telah sepenuhnya mengadopsi sistem peradilan elektronik (e-Court dan e-Litigasi). Implementasi ini memungkinkan pendaftaran perkara, pembayaran biaya, hingga pemanggilan sidang dilakukan secara daring, memangkas birokrasi dan biaya bagi para pencari keadilan. Selain itu, integrasi aplikasi e-Berpadu (Elektronik Berkas Pidana Terpadu) telah memperkuat sinergi antara PN Raha dengan Kepolisian, Kejaksaan, dan Rutan, menjadikan penanganan perkara pidana lebih efisien dan transparan.

 


2. Peningkatan Standar Pelayanan (PTSP)

Wajah fisik pelayanan PN Raha juga berubah total dengan hadirnya Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang lebih representatif dan nyaman. Konsep ini meminimalisir interaksi langsung antara pencari keadilan dengan aparatur pengadilan di ruang tertutup, guna mencegah potensi pungutan liar dan gratifikasi.

 


3. Komitmen Zona Integritas (ZI)

Selama lima tahun terakhir, PN Raha gencar melakukan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan pakta integritas secara berkala dan peningkatan pengawasan internal terhadap kinerja hakim serta pegawai.

 

Pada Tahun 2021, hasil kerja keras tersebut membuahkan hasil dengan ditetapkannya PN Raha sebagai salah satu satker yang memperoleh predikat WBK. Predikat tersebut merupakan salah satu penghargaan bergengsi bagi seluruh instansi dan lembaga yang ditetapkan oleh Kemenpan RB. 

 


​4. Kenaikan Kelas Pengadilan

​Puncak dari transformasi ini terjadi pada April 2025, di mana Pengadilan Negeri Raha secara resmi naik status dari Kelas II menjadi Kelas IB.

 

PN Raha diberikan kenaikan kelas karena memenuhi beberapa kriteria berikut, diantaranya

  1. Kinerja pengadilan yang baik
  2. Pemenuhan standar pelayanan pengadilan
  3. Ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai
  4. Kualitas dan kuantitas pelayanan pengadilan

 

5. Inovasi Unggulan Daerah 

 Untuk menjawab tantangan lokal, PN Raha juga meluncurkan berbagai inovasi layanan, diantaranya E-Layang dan Gemilang.

 

E-Layang adalah Layanan Tilang Elektronik Pengadilan Negeri Raha yang menyediakan berbagai informasi terkait penanganan perkara pelanggaran lalu lintas (tilang). Melalui aplikasi ini, masyarakat dapat dengan mudah mengakses data tilang, mengetahui jadwal sidang, melihat besaran denda, serta memahami prosedur penyelesaian perkara tanpa harus datang langsung ke pengadilan.  

 

Gemilang (Gateway Monitoring Kehadiran ASN Loyal dan Tangguh), Aplikasi ini dirancang khusus untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai, memastikan bahwa setiap aparatur negara bekerja dengan integritas tinggi dan berbasis kinerja yang terukur. 

 


6. Capaian Kinerja Penyelesaian Perkara

Berdasarkan data Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), rasio penyelesaian perkara di PN Raha menunjukkan tren positif. Ketepatan waktu penyampaian putusan (minutasi) terus ditingkatkan, memastikan asas peradilan yang "sederhana, cepat, dan biaya ringan" benar-benar terimplementasi. 

 

Ketua Pengadilan Negeri Raha, Bapak Achmad Wahyu Utomo, S.H., M.H. menyampaikan bahwa capaian lima tahun ini adalah fondasi untuk rencana strategis lima tahun ke depan. 

​ "Perjalanan lima tahun ini adalah bukti kerja keras seluruh aparatur PN Raha. Kami tidak hanya membangun gedung, tetapi membangun sistem dan budaya kerja. Ke depan, fokus kami adalah mempertahankan kepercayaan publik dan memaksimalkan penggunaan teknologi, termasuk persiapan menyambut era kecerdasan buatan (AI) dalam administrasi peradilan," ujarnya. 

Dengan semangat pembaharuan, Pengadilan Negeri Raha siap menyongsong periode 2025-2029 dengan target kinerja yang lebih tinggi demi tegaknya hukum dan keadilan di Bumi Sowite.(mw)

.

.

.

.